Sejarah Singkat

Dalam TAP MPR Nomor: II/MPR/1983 tercantum dalam Pendidikan Nasional berdasarkan atas Pancasila dan bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Berkaitan dengan itu dalam rangka mensukseskan pembangunan dalam segala bidang, khususnya di bidang pendidikan yang kaitannya erat sekali dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, maka sejak tahun 1979/1980 pemerintah RI terus mengadakan peningkatan dan pembinaan terhadap lembaga pendidikan dari tingkat TK sampai perguruan tinggi.

Demikian pula daya tampung Sekolah Menengah Atas (SMA) ditingkatkan, dan diusahakan agar tiap Kecamatan terdapat sekurang-kurangnya berdiri sebuah SMA. Sehubungan dengan maksud tersebut, maka pada tahun anggaran 2003/2004 mulai dibangun sebuah SMA baru di wilayah Kecamatan Tanjung Karang Barat.

Hal ini sejalan dengan pertemuan beberapa tokoh masyarakat Kelurahan Susunan Baru yang pada saat itu ingin agar di daerah tersebut di bangun sebuah SMA sehingga anak-anak sekitar kelurahan Susunan Baru tidak terlalu jauh untuk dapat melanjutkan sekolah jenjang menengah. Akhirnya salah seorang warga menghibahkan sebidang tanahnya untuk dibangunnya sebuah SMA Negeri di daerah Kelurahan Susunan baru. Dan di respon oleh pemerintah daerah setempat maka dibangunlah sebuah SMA Negeri yang diberi nama SMA Negeri 16 Bandar Lampung dengan Nomor SK Izin Operasional dari dinas pendidikan : 503/561/02.6/2004 tertanggal 27 Mei 2004.

Share