Bandar Lampung, 10 Februari 2025 – Tim Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 16 Bandar Lampung kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam lomba Penanganan Pertolongan Pertama Wira Putra tingkat SMA/SMK se-Provinsi Lampung. Perlombaan ini merupakan bagian dari kegiatan SKAFASA IV yang diselenggarakan oleh SMK Farmasi Kesuma Bangsa.
Tim PMR SMAN 16 berhasil menunjukkan keahlian luar biasa dalam keterampilan penanganan pertolongan pertama, yang sangat penting dalam situasi darurat. Perolehan Juara 3 ini menambah koleksi prestasi tim PMR yang sebelumnya juga sukses di berbagai ajang kompetisi.
Sebagai penghargaan atas pencapaian ini, tim PMR SMAN 16 Bandar Lampung secara resmi menyerahkan piala kepada Bapak Kusnadi, S.Pd, selaku Plt Kepala Satuan Pendidikan SMAN 16 Bandar Lampung, pada Senin, 10 Februari 2025, di lapangan upacara sekolah. Acara penyerahan piala ini dihadiri oleh seluruh anggota tim PMR, Pembina, dan siswa-siswi lainnya yang turut merayakan keberhasilan ini.
Bapak Kusnadi menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih oleh tim PMR SMAN 16. “Ini adalah bukti nyata dari semangat, dedikasi, dan kerja keras tim PMR kami. Prestasi ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa kemampuan dalam penanganan pertolongan pertama sangat penting untuk diperoleh oleh generasi muda. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri,” ujar beliau.
Festival SKAFASA IV yang diselenggarakan oleh SMK Farmasi Kesuma Bangsa diikuti oleh berbagai sekolah dari seluruh Provinsi Lampung. Kompetisi ini menjadi ajang untuk mengasah keterampilan para remaja, terutama dalam bidang kesehatan dan sosial, yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan diraihnya penghargaan ini, tim PMR SMAN 16 Bandar Lampung berharap dapat terus menginspirasi siswa lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial dan meningkatkan keterampilan pertolongan pertama di masa depan. Tim ini bertekad untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi dalam ajang-ajang berikutnya.
Prestasi ini semakin mempertegas peran penting tim PMR sebagai pionir dalam kegiatan sosial di sekolah dan dalam masyarakat luas, serta menunjukkan betapa pentingnya pemahaman dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama kepada sesama.
