Bandar Lampung, 31 Juli 2026 – SMAN 16 Bandar Lampung kembali melaksanakan program Jumat Religi sebagai salah satu kegiatan pembiasaan yang bertujuan memperkuat karakter spiritual peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan rangkaian pembacaan Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, tausiyah atau kultum singkat, serta doa bersama. Seluruh rangkaian berlangsung dengan khidmat di halaman sekolah dalam suasana yang tertib, tenang, dan penuh kekhusyukan.
Program Jumat Religi menjadi agenda rutin sekolah untuk membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Melalui kegiatan ini, sekolah menanamkan nilai-nilai religius sebagai fondasi penting dalam pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipimpin oleh peserta didik. Seluruh warga sekolah mengikuti setiap lantunan dengan penuh penghayatan. Suasana pagi terasa lebih tenang dan memberikan semangat positif sebelum memasuki aktivitas pembelajaran.
Pembiasaan membaca Asmaul Husna tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan. Kegiatan ini juga mengajarkan peserta didik untuk mengenal sifat-sifat mulia Allah SWT sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami maknanya, peserta didik diharapkan mampu menerapkan nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan.
Setelah pembacaan Asmaul Husna, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Peserta didik membaca ayat-ayat suci dengan tartil dan penuh kekhusyukan. Guru turut mendampingi agar pelaksanaan tadarus berjalan tertib dan memberikan manfaat yang optimal.
Melalui kegiatan ini, sekolah membiasakan peserta didik untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tadarus juga membentuk kebiasaan positif dalam memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan hati, memperkuat akhlak mulia, dan meningkatkan semangat belajar. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Rangkaian Jumat Religi dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah atau kultum singkat. Pemateri menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga akhlak, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta membangun budaya disiplin dan tanggung jawab.
Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh peserta didik. Selain itu, pemateri mengajak seluruh warga sekolah untuk memperkuat kejujuran, kepedulian, dan semangat saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tausiyah tersebut, peserta didik memperoleh motivasi untuk menjadi pribadi yang berkarakter. Nilai-nilai agama dipadukan dengan kehidupan nyata sehingga peserta mampu memahami pentingnya mengamalkan ilmu dalam setiap aktivitas.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti doa bersama. Momen ini menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan belajar yang diberikan Allah SWT. Selain itu, doa dipanjatkan agar seluruh warga sekolah memperoleh kemudahan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Doa bersama juga mempererat rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menyatukan harapan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang damai, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan.
SMAN 16 Bandar Lampung meyakini bahwa pendidikan karakter harus dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Oleh sebab itu, program Jumat Religi menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai religius dalam kehidupan sekolah.
Kegiatan ini mendukung terwujudnya peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, dan integritas yang kuat. Sekolah berharap nilai-nilai tersebut terus tumbuh dan menjadi bagian dari kepribadian setiap peserta didik.
Sejalan dengan visi “Religious, Creative & Smart”, SMAN 16 Bandar Lampung terus menghadirkan program yang membentuk generasi beriman, berilmu, dan berkarakter. Melalui Jumat Religi, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, inspiratif, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Dengan kebersamaan seluruh warga sekolah, budaya religius diharapkan terus berkembang dan menjadi kekuatan dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi masa depan dengan akhlak yang baik serta semangat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Beri Komentar